TNI  

Wujud Kepedulian dan Gotong Royong, Warga Pasar 12 Sukarela Bantu Pembangunan MCK TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu

Avatar photo

Labuhanbatu Selatan,WK – Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat nyata dalam pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Balai Dusun Pasar 12, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Di tengah berlangsungnya pengerjaan, tampak seorang warga setempat, Bapak Reno (54), dengan penuh keikhlasan turut turun tangan membantu pekerjaan pembangunan MCK tersebut secara sukarela.

Bapak Reno yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang bangunan mengaku tidak merasa terbebani untuk ikut membantu. Dengan bekal pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, ia turut ambil bagian dalam proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat Dusun Pasar 12. Baginya, pembangunan MCK tersebut bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbuat sesuatu bagi lingkungan tempat tinggalnya.

Kehadiran Bapak Reno menjadi gambaran nyata bahwa program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat. Tanpa harus diminta, kesediaannya membantu secara sukarela menunjukkan bahwa semangat membangun desa tumbuh dari kesadaran bersama. Kebersamaan antara warga dan personel Satgas TMMD pun semakin terasa dalam setiap tahapan pengerjaan.

Bagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, keterlibatan warga seperti Bapak Reno menjadi penyemangat tersendiri. Tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Keharmonisan tersebut menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan hadir melalui tindakan, kepedulian, dan kerja nyata di tengah kehidupan masyarakat.

Melalui pembangunan MCK di Balai Dusun Pasar 12 ini, diharapkan masyarakat nantinya dapat menikmati fasilitas sanitasi yang lebih layak dan bermanfaat bagi kepentingan bersama. Semangat sukarela Bapak Reno menjadi pesan sederhana namun bermakna, bahwa membangun desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, melainkan membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat. Dari tangan-tangan yang bekerja bersama, tumbuh harapan dan persaudaraan untuk mewujudkan desa yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP