Fto;Maruli Siahaan Melayat Dua Keluarga Berduka di Jakarta(sumber:baranews)
JAKARTA, WK– Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., yang juga menjabat Ketua Umum DPP PPSD Siahaan Indonesia, melayat dua keluarga besar Siahaan yang sedang berduka di Jakarta, Minggu (18/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan wujud kepedulian, penghormatan terakhir, serta solidaritas kekeluargaan terhadap keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta.
Kunjungan pertama dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya St. Ny. Daulat Siahaan br. Pardede, yang dikenal dengan sapaan Op. Naomi, dalam usia 87 tahun. Almarhumah merupakan istri dari mendiang St. Daulat Siahaan, keturunan Raja Hinalang, sekaligus mertua dari Lidang Panggabean, Wakil Sekretaris Umum PPSD Siahaan Kota Medan.
Dalam kunjungan tersebut, Maruli Siahaan didampingi Ketua Dewan Penasihat DPP PPSD Siahaan Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Selanjutnya, Maruli Siahaan melayat ke Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Larman Sinaga, yang dikenal sebagai Op. Rosiana Boru. Almarhumah merupakan istri dari Humala Siahaan dan meninggal dunia pada Sabtu (17/10/2026) dalam usia 76 tahun.
Di kedua rumah duka tersebut, Maruli menyempatkan diri bertemu dengan keluarga yang berduka, menyampaikan ungkapan simpati, serta memberikan penguatan agar keluarga senantiasa tabah dan memperoleh kekuatan dalam menghadapi kehilangan.
“Atas nama pribadi, keluarga, serta keluarga besar PPSD Siahaan Indonesia, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya kedua almarhumah. Kiranya Tuhan Yang Maha Pengasih memberikan tempat peristirahatan yang penuh damai serta menganugerahkan penghiburan, ketabahan, dan kekuatan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Maruli.
Ia menegaskan, ikatan persaudaraan dalam keluarga besar PPSD Siahaan Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan organisasi maupun pertemuan kekeluargaan, tetapi juga melalui kehadiran dan kepedulian dalam berbagai situasi, termasuk saat anggota keluarga mengalami kedukaan.
Menurut Maruli, nilai-nilai Dalihan Na Tolu yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Batak harus terus dijaga dan dilestarikan. Nilai tersebut mengajarkan pentingnya saling menghormati, menjaga hubungan kekeluargaan, serta memperkuat solidaritas antarsesama.
“Kehadiran kita di tengah keluarga yang berduka bukan semata-mata untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa dalam ikatan persaudaraan, tidak seorang pun seharusnya merasa berjalan sendiri ketika menghadapi masa-masa sulit,” lanjutnya.
Maruli menambahkan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk terus menjaga hubungan kekeluargaan dan menumbuhkan kepedulian sosial, baik dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat maupun sebagai Ketua Umum DPP PPSD Siahaan Indonesia.
Ia berharap semangat kebersamaan, kasih, dan solidaritas yang diwariskan para pendahulu tetap terpelihara di tengah keluarga besar Siahaan. Dengan demikian, ikatan persaudaraan dapat terus menjadi kekuatan untuk saling mendukung, baik dalam suasana sukacita maupun kedukaan.

Di akhir kunjungannya, Maruli kembali menyampaikan doa dan penghiburan bagi kedua keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keteladanan, kasih, dan kebaikan kedua almarhumah senantiasa dikenang serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Selamat jalan, Op. Naomi dan Op. Rosiana Boru. Kiranya beristirahat dalam damai sejahtera Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan penghiburan serta kekuatan.
(red)












