MEDAN,WK – Aksi tawuran antarkelompok remaja yang terjadi di kawasan Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (19/7/2026) dini hari, mengakibatkan seorang remaja meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh Warta-Keadilan.com dari Lurah Sei Mati, Yogi, korban meninggal diketahui bernama Daffa, berusia sekitar 17 hingga 20 tahun.
“Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIB di Rumah Sakit Delima. Penyebabnya diduga terkena tembakan di seputaran mata,” ujar Yogi saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Yogi menjelaskan, peristiwa tawuran diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WIB. Menurutnya, bentrokan melibatkan dua kelompok remaja, bukan warga Kelurahan Sei Mati.
“Lebih tepat remaja. Mereka bukan warga kami,” katanya.
Ia juga menyebut korban diduga berasal dari kawasan Pekan Labuhan, Lingkungan XIII, sehingga pihak kelurahan tidak mengenal identitas para pelaku maupun korban secara langsung.
Selain satu korban meninggal dunia, Yogi menyebut terdapat korban luka dari kedua belah pihak, namun belum dapat memastikan jumlah maupun identitas mereka.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bentrokan terjadi di sekitar kawasan terowongan Tol Medan–Belawan yang berbatasan dengan wilayah Sei Mati. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan, asal senjata yang diduga digunakan, serta memburu pihak-pihak yang terlibat.
Polisi juga diharapkan segera mengusut tuntas peristiwa tersebut agar tidak kembali menimbulkan korban jiwa dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan Medan bagian utara.
(red)












