
Medan,WK-Ragam persoalan yang disampaikan masyarakat dengan sigap langsung dijawab Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat melaksanakan program Sapa Warga di Jalan M Yakub, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (2/8/2025). Hal ini dilakukan agar masyarakat benar-benar bisa merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka.
Berbagai pertanyaan yang diajukan, di antaranya mengenai kondisi jalan rusak akibat galian pemasangan pipa air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Kemudian, terkait penyaluran bantuan sosial (bansos), lapangan pekerjaan dan keamanan wilayah.
Menyikapi jalan rusak akibat pemasangan pipa air, Rico Waas mengatakan, pihak PDAM akan kembali mengembalikan kondisi jalan seperti semula. “Nanti kita akan koordinasi lagi dengan pihak terkait,“ kata Rico Waas.
Kemudian, terkait penyaluran bansos yang dianggap tidak tepat sasaran, Rico Waas menuturkan agar warga tidak perlu takut untuk melaporkan langsung kepada dirinya.
“Kami selalu mengimbau dan mengingatkan Dinas Sosial Kota Medan untuk merevalidasi data agar tepat sasaran. Bapak dan ibu juga silakan direct message (DM) ke media sosial saya jika penyaluran bansos tidak tepat sasaran,” ungkapnya.
Selanjutnya mengenai minimnya lapangan pekerjaan, Rico Waas menjelaskan, Pemko Medan terus mendorong agar para investor berinvestasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara.
“Lewat perangkat daerah terkait, kita juga melakukan berbagai pelatihan untuk masyarakat dalam berbagai bidang. Harapannya, mereka bisa memiliki skill dan siap terjun di dunia kerja. Bahkan mencoba peruntungan dengan membuka usaha sendiri,” ujar suami Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas tersebut.
Sedangkan pertanyaan tentang keamanan wilayah, Rico Waas menjelaskan secara gamblang bahwa dirinya telah menginstruksikan perangkat wilayah untuk mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) di setiap lingkungan tempat tinggal masyarakat.
“Saya sudah minta ke seluruh perangkat wilayah untuk mengaktifkan kembali poskamling. Lalu, membuat jadwal jaga yang disesuaikan dengan waktu dan aktifitas masyarakat di esok harinya. Artinya apa, kita juga ingin agar kebersamaan, keakraban dan kekeluargaan antar warga bisa terbangun dan terjalin erat,” pungkasnya.
(red)












