Daerah  

Karang Taruna Medan Labuhan Gelar Fogging di Komplek BTN,Cegah DBD

Avatar photo

Medan Labuhan,WK– Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan melaksanakan kegiatan fogging (pengasapan) di Komplek BTN, Lingkungan XI, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Karang Taruna sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan fogging tersebut dihadiri langsung Ketua Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan bersama Kepala Lingkungan (Kepling) XI serta tokoh masyarakat sekaligus aktivis, Nelly. Pelaksanaan fogging juga mendapat dukungan dari Kepala Puskesmas Kelurahan Besar serta telah dikoordinasikan dengan Camat Medan Labuhan dan Lurah Kelurahan Besar.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen organisasi untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Nelly menyampaikan apresiasi atas kepedulian Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan yang telah melaksanakan fogging di kawasan Komplek BTN.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan fogging ini. Kondisi Komplek BTN yang kerap dilanda banjir membuat banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Bahkan sebelumnya sudah ada warga yang terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Karena itu, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Nelly.

Ia berharap program fogging tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat dilaksanakan secara berkala agar penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk dapat diminimalkan.

“Atas nama warga Komplek BTN Lingkungan XI, kami mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan atas kepedulian dan aksi nyata ini. Semoga program fogging dapat terus berlanjut secara rutin demi menjaga kesehatan masyarakat. Sukses selalu untuk Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan,” pungkas Nelly.

Masyarakat berharap sinergi antara Karang Taruna, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, puskesmas, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari ancaman penyakit DBD.

(red-nel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP