Medan,WK-Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegehan Terorisme (FKPT) Sumatera Utara bersilaturrahim ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (PW NU Sumut).
Pada acara Silaturrahim tersebut pengurus BNPT yang hadir adalah Chelsea Amelia Purba (Ketua Satgas Literasi Pencegahan BNPT), Muhammad Alfian (Satgas Literasi Pencegahan BNPT) dan Dian Siswanto (Satgas Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi BNPT)
Dari FKPT Sumatera Utara langsung dihadiri oleh Prof. Dr. Arifuddin Muda Harahap, M.Hum (Ketua FKPT) dan Fajar AM. Dalimunthe, S.Ikom (Bendahara FKPT). BNPT dan FKPT Sumut diterima langsung oleh Pengurus PW NU Sumut yaitu Dr. KH. Abdul Hamid Ritonga, MA (Wakil Rois), H. Misran Sihaloho (Wakil Ketua), H. Akmal Marzuki Harahap (Wakil Katib) danNur Aida Siregar (Ketua Fatayat Sumut) serta pengurus PW NU Sumut lainnya.
Dalam Silaturrahim tersebut BNPT (Muhammad Alfian) menyampaikan bahwa tujuan silaturrahim tersebut adalah untuk meminta dukungan dan kerjasama PW NU Sumut dengan BNPT dan FKPT Sumut dalam melaksanakan Program Kerja yaitu memberikan pencerahan kepada generasi muda di Sumatera Utara agar terhindar dari gerakan ekstrimisme dan Radikalisme baik di lingkungan Kampus, sekolah ataupun lingkungannya.
Pada Silaturrahim tersebut Prof. Arif yang juga merupakan Ketua PW ISNU Sumatera Utara menyampaikan bahwa sejak tiga tahun terakhir FKPT Sumut telah melakukan banyak kerja sama dengan Tokoh Pemuka Agama di Sumut, termasuk para tokoh Nahdliyyin di Sumut dalam memberikan pencerahan positif terkait bahayanya faham ekstrimisme dan radikalisme bagi generasi muda. Prof. Arif juga menyampaikan bahwa 20-21 Oktober 2026 BNPT bersama FKPT Sumut akan melaksanakan kegiatan Literasi Digital Berbasis Moderasi Memperkuat Peran Guru Dalam Menangkal Faham Kekerasan Pada Siswa di Andaliman Hall Medan.
Menurut Prof. Arif, kegiatan besok menghadirkan 250 orang perwakilan guru, perwakilan Mahasiswa, Pelajar dan Santri yang tujuan kegiatan dimaksud adalah untuk memberikan pencerahan bahayanya Ekstrisme dan Radikalisme dikalangan para generasi muda Sumatera Utara.
Sebagai Wakil Rais, Kiai Abdul Hamid menyampaikan bahwa NU adalah merupakan ormas Islam terbesar di dunia yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. sebagai organisasi yang bermanhaj Ahlussunnah Waljama’ah, NU selalu menjaga hubungan baik dengan setiap agama di negara Indonesia, sehingga pastinya PW NU Sumut sangat mengapresiasi kegiatan ataupun Program BNPT dan FKPT Sumut yang bertujuan menyelamatkan generasi muda dan duania pendidikan di Sumatera Utara.
Dalam kesempatan Silaturrahim tersebut ibu Nur Aida Siregar juga menegaskan bahwa seluruh warga Nahdliyyin memiliki prinsip Hubbul Wathan Minal Iman. sehingga khusus Fatayat Sumut selalu menyuarakan konsep cinta negara baik dalam pergaulan maupun pada saat memberikan ceramah agama di berbagai pengajian di Sumatera Utara.
Pada kesempatan terakhir pada Silaturrahim tersebut Prof. Arif menyampaikan Terimakasih yang tidak terhingga kepada Seluruh Ayahanda dan Ibunda Pengurus PW NU Sumut yang telah mengapresiasi bahkan mendukung program BNPT dan FKPT di Sumatera Utara.
(tar)












