DPRD  

Warga Sidomulyo Stabat “Serbu” Reses Meriahtha Sitepu, BPJS hingga Data Desil Jadi Keluhan

Avatar photo

Fto:Reses Meriahtha Sitepu“diSerbu” warga stabat

STABAT,WK— Ratusan warga Sidomulyo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, memanfaatkan momentum reses Wakil Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara, Dr. dr. Hj. Meriahtha Sitepu, MKM, untuk menyampaikan sederet persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Reses I Tahun Sidang III Tahun 2026 DPRD Sumut dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut XII Kabupaten Langkat dan Kota Binjai itu digelar di kediaman Ketua Ranting PDI Perjuangan Kecamatan Stabat, Suriadi, Jalan Semangat, Lingkungan V, Kelurahan Sidomulyo, Senin (21/9) siang.

Suasana pertemuan berlangsung cukup dinamis. Warga tidak sekadar datang untuk mendengarkan paparan wakil rakyat, tetapi langsung memanfaatkan sesi dialog untuk menyampaikan persoalan yang mereka anggap perlu mendapat perhatian pemerintah.

Dua isu yang cukup mencuat dalam dialog tersebut yakni persoalan BPJS Kesehatan dan status desil masyarakat.

Sejumlah warga mempertanyakan status desil yang menurut mereka belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat di lapangan. Persoalan ini menjadi perhatian karena data sosial ekonomi tersebut berkaitan dengan penentuan sasaran berbagai program pemerintah.

Begitu pula dengan persoalan BPJS Kesehatan. Warga berharap wakil rakyat dapat membantu mencarikan jalan keluar terhadap berbagai persoalan yang mereka alami terkait akses dan kepesertaan jaminan kesehatan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Meriahtha Sitepu menyatakan persoalan yang disampaikan masyarakat tidak akan berhenti sebagai catatan dalam kegiatan reses.

Ia mengaku akan membawa pokok-pokok pikiran dan aspirasi masyarakat tersebut ke DPRD Sumut untuk dibahas dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Sebagai Wakil Ketua Komisi E, Meriahtha memang memiliki ruang lingkup tugas yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, khususnya bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kesejahteraan sosial, kebudayaan dan pariwisata, kepemudaan dan olahraga, agama, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Junaidi: Jangan Sampai Aspirasi Warga Berhenti di Mikrofon

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Stabat, Junaidi Ginting SH, menyambut baik pelaksanaan reses tersebut. Menurutnya, kehadiran anggota DPRD Sumut secara langsung di tengah masyarakat memberikan ruang yang lebih terbuka bagi warga untuk menyampaikan persoalan mereka.

Junaidi juga mengapresiasi Meriahtha Sitepu yang memilih Sidomulyo Stabat sebagai lokasi reses.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Meriahtha Sitepu yang telah hadir dan menyerap langsung aspirasi masyarakat di Sidomulyo Stabat. Ini menjadi catatan penting bagi kami karena reses anggota DPRD Sumut dari PDI Perjuangan baru kali ini digelar di wilayah ini,” kata Junaidi.

Ia berharap momentum tersebut bukan menjadi pertemuan sesaat. Menurutnya, masih banyak persoalan masyarakat Stabat yang membutuhkan perhatian dan ruang untuk disampaikan kepada pemerintah.

“Kami berharap ke depan reses seperti ini bisa lebih sering digelar di Stabat. Masih banyak persoalan masyarakat yang perlu disampaikan secara langsung. Yang terpenting, aspirasi itu jangan berhenti hanya menjadi catatan atau terdengar di forum reses, tetapi benar-benar dibawa ke meja pembahasan dan diperjuangkan sesuai kewenangan,” tegasnya.

Bagi Junaidi, pertemuan antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi penting untuk memastikan persoalan yang muncul di lapangan dapat diketahui secara langsung oleh pengambil kebijakan.

Ia pun berharap aspirasi warga Sidomulyo, khususnya terkait kesehatan, kesejahteraan sosial dan persoalan data masyarakat, mendapat perhatian dalam pembahasan di DPRD Sumut.

Reses kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama warga. Berbagai aspirasi yang muncul dalam pertemuan tersebut menjadi bahan yang akan dibawa Meriahtha Sitepu dalam pembahasan selanjutnya di DPRD Sumatera Utara.(Tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP